Tripatra Raih Predikat Memuaskan di Bidang K3

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy 

Bojonegoro – Kontraktor proyek EPC (engineering, procurement, and construction/rekayasa, pengadaan, dan konstruksi) 1, Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur PT Tripatra Engineers and Constructors,  kembali mendapatkan predikat sangat memuaskan dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Tripatra dinyatakan berhak memperoleh sertifikat bendera emas dalam system manajemen K3 dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Communication Specialist Tripatra, Fajar Shodik, menuturkan berdasarkan amanat UU No. 10 tahun 1970, Peraturan Pemerintah (PP)  No. 50 tahun 2012,  serta Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenakertrans) No. 26 tahun 2014, untuk melihat pelaksanaan SMK3 di perusahaan, Menakertrans telah menunjuk tim auditor independen untuk melaksanakan audit terhadap Tripatra. Shodik menjelaskan, pada pertengahan Maret 2016 lalu, tepatnya tanggal 11-13 Maret 2016, Kemenakertrans telah mengirimkan tim audit independen dari  Sucofindo untuk melaksanakan audit SMK3 di Proyek Banyuurip EPC-1.

‘’Berdasarkan informasi  dari tim pendamping,  dalam audit yang sudah dilakukan oleh auditor independen yaitu Sucofindo, pada pertengahan Maret kemarin di EPC-1 Banyuurip, Tripatra mendapatkan skor 91,  dengan predikat sangat memuaskan,’’ ungkap Fajar Shodik dalam keterangan tertulisnya kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (10/‎4/2016).

Baca Juga :   Eksplorasi Sumur Sumber Diprotes Warga

Hasil tersebut, tambah Shodik, merupakan kebanggaan tersendiri bagi seluruh pekerja yang saat ini dalam proses penyelesaian akhir, pembangunan fasilitas pemprosesan minyak/Central Prosessing Facility (CPF) milik Exxonmobil Cepu Limited (EMCL), di Banyuurip, Kecamatan Gayam, Bojonegoro.

‘’Kami bersyukur dan merasa bangga atas hasil penilaian ini. Hal ini menunjukkan konsistensi Tripatra untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja, dalam setiap proyek yang dikerjakannya,’’ ujar mantan wartawan TV nasional tersebut.

Menurut Shodik, predikat sangat memuaskan dalam SMK3 diperoleh Tripatra atas dukungan semua pihak, mulai dari tenaga kerja Tripatra di lapangan, serta tim supporting  Tripatra, yang memiliki kesadaran tinggi dalam hal K3. Predikat serupa juga pernah diperoleh Tripatra pada 3 tahun lalu.‎

‘’Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, baik karyawan yang bekerja di lapangan maupun tim yang telah mendukung seluruh pekerjaan di proyek Tripatra.

Tentunya, semua dilakukan dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan dan kesehatan kerja. Ini merupakan bentuk kesadaran bersama dalam hal  K3,’’ papar pria asal Pekalongan, Jawa Tengah itu. (Roz)

Baca Juga :   Bojonegoro Rasakan PI Blok Cepu Tahun 2020

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *