Kartar Gayam Pamerkan Produk Usaha Lokal

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Karang Taruna (Kartar) dari 12 desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berkumpul memamerkan produk usahanya. Kegiatan ini sekaligus menutup program Taruna Bangga Usaha (Tangguh) yang diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator Blok Cepu.

“Saya bangga melihat para pemuda di sini sudah mulai menunjukkan kemandiriannya secara ekonomi,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Basuki di Pendopo Kecamatan Gayam, Selasa (12/4/2016).

Basuki memaparkan, sejauh ini pihaknya sudah melatih ribuan orang. Namun, dia mengaku, tidak semua orang bisa berhasil dan mandiri dalam membuka usaha.

“Kisah program tangguh ini perlu menjadi motivasi buat yang lain,” ujar dia.

Sebagai tindakan nyata, lanjut Basuki, Disperindag akan membawa peserta yang berhasil untuk menjadi pembicara di beberapa pelatihan yang digelar pihaknya.

“Besok kita bawa Mbak Yusahyun ke pelatihan di Desa Mayanggeneng, Kecamatan Kalitidu. Yusahyun, adalah salah satu peserta program Tangguh asal Desa Gayam yang sukses membuka usaha keripik olahan,” cetusnya.

Baca Juga :   MCL Penuhi Komitmen Dengan Bonorejo

Perwakilan EMCL, Beta Wicaksono, mengatakan, acara ini merupakan kegiatan pemaparan program Tangguh yang dihadiri oleh 160 pesertanya. Program Tangguh, papar dia, telah melayani pemuda Bojonegoro. Khususnya Kecamatan Gayam, agar produktif secara ekonomi dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Serta membuka akses layanan pinjaman koperasi,” ujarnya, melalui pres releasenya yang dikirm kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (12/4/2016).

Beta memaparkan, perusahaannya telah memprakarsai program ini sejak tahun 2013 di enam desa yang berada di Kecamatan Gayam dan menjangkau 356 penerima manfaat. Kemudian, lanjut dia, program dikembangkan menjadi 10 desa dari 12 desa di Kecamatan Gayam pada tahun 2014.

“Dan sekarang per April 2016 Program telah menjangkau dan memberi manfaat kepada 2730 orang,” ungkapnya.

Dia mengaku, pencapaian Ini merupakan peningkatan 766% dalam jumlah penerima manfaat.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakertransos), Kepala Dinas Kominfo, Camat Gayam, dan Kepala Desa setempat. Disamping itu, nampak beberapa pemuda yang memamerkan produk wirausahanya. (Sam)

Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Peduli Bojonegoro

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *