Korban Penganiayaan Mendapat Tali Asih

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Ke dua korban penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku perampokan kayu dan truk milik Perhutai Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah pekan lalu, mendapat perhatian dari Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Tengah. 

Humas KPH Cepu, Edisud, Kepala Perum Perhutani Divre Jawa Tengah, Slamet Wibowo, mendatangi kedua korban, yaitu M. Suhari (40) dan Rusanto (46), Senin (11/4/2016) kemarin.

Tujuannya, untuk menyampaikan tali asih kepada keduanya yang menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang tak dikenal pada Rabu malam (4/4/2016) lalu. 

Menurutnya, saat didatangi di masing-masing kediaman korban, mereka masih tampak trauma dan masih menjalani perawat rutin atas luka yang dideritanya akibat penganiayaan.

Dia menuturkan, Kadivre Jawa Tengah, Slamet Wibowo, memberi motivasi kepada korban agar tetap semangat dan tidak usah takut kepada siapapun yang hendak menghalangi program dan kegiatan yang dilakukan oleh Perum Perhutani.

“Kita tidak sendiri. Dibelakang kita banyak pihak yang mendukung dan membela Perhutani,” katanya dalam rilis yang dikirm kepada Suarabanyuurip.com, Selasa 12 April 2016. (ams)

Baca Juga :   Dealer Suzuki Dua Kali Mangkir dari Panggilan, Kejari Bojonegoro Ancam Tindakan Tegas

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *