SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Migas mengaku telah mengantongi kandidat pemenang lelang pengadaan lahan pengganti tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, seluas 13,2 hektar (Ha) yang saat ini digunakan untuk pengembangan penuh Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu.
Hanya saja, ketika disinggung siapa kandidat pemenang, Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro, masih merahasiakan. Dia beralasan masih akan dilakukan tahap revalidasi terhadap dokumen tanah. Salah satunya dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur.
“Nantilah, pasti kita umumkan. Media nanti juga kita undang kok,†kata Elan kepada suarabanyuurip.com melalui telepon genggamnya, Selasa (12/4/2016).
Menurut dia, proses penyelesaian verifikasi dokumen calon pengganti  TKD Gayam dari keempat peserta lelang mengalami kemajuan. Saat ini, verifikasi berkas sudah hampir rampung dan proses penyelesaian masih terus berjalan. Â
“Kalau selesai belum tapi hampir selesai,†ucap Elan.
Sebelumnya diberitakan, Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Sekkab) Bojonegoro, Djoko Lukito menyatakan, jika berkas calon lahan pengganti sekarang ini sedang direvalidasi di internal SKK Migas untuk dilakukan skoring (penilaian) guna menentukan nilai tertinggi dari lahan pengganti yang diajukan keempat peserta lelang sesuai persyaratan lelang yang ditentukan dalam musyawarah desa (Musdes).
Dari usulan yang diajukan SKK Migas tersebut Pemdes Gayam kemudian akan melakukan musdes untuk memutuskan apakah menerima atau menolak usulan tersebut. Penilaian didasarkan beberapa kriteria di antaranya luas tanah, kesuburan tanah, dan jumlah produksi (hasil panen).
Sebagaimana diketahui keempat peserta lelang yang mengajukan lahan pengganti berupa sawah adalah Juari, Yoyok Hernowo, Kamidin, dan Ruhmadi. Namun dari keempat peserta lelang itu hanya Ruhmadi yang tidak mengajukan lahan pengganti sepak bola. (roz)