SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Setelah diambil alih oleh Pertamina, PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menargetkan produksi Mogas (Premium dengan kadar oktan 88) mencapai 1,8 juta Barel per bulan (Bpb).
Target tersebut menyesuaikan pola operasi kilang minyak berupa Tolling Fee (Biaya Tolling) dengan PT Pertamina (Persero), serta mode operasi Mogas.
“Rata-rata target peroduksi 1,8 juta Bpb,” kata General Manager PT TPPI, Masputra Agung, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan elektroniknya, Selasa (12/4/2016).
Terkait pemasaran Mogas, semua tergantung dari Pertamina. Sebab, Pertamina akan mengambil Mogas dari tanki produksi menggunakan kapal, dan menyalurkannya ke beberapa daerah utama di sekitar Jawa Timur dan daerah lain.
Terkait produksi, TPPI hanya di minta mengolah bahan baku yang dikirim dari pusat. Tetapi, khusus untuk Premium RON 88, hampir 80% produksi TPPI langsung di salurkan dengan pipanisasi ke Terminal BBM Tuban.
“Pasokan tesebut untuk memenuhi kebutuhan lokal,” imbuhnya.
Diketahui, produksi atau pengolahan yang dilakukan di TPPI pada bulan Mei 2015 lalu, baru mencapai 50.000 barel per hari (Bph). Sedangkan untuk pengoperasiannya masih melibatkan 400 pekerja.
Dari jumlah tersebut, sekira 75 pekerja dimutasi dan ditugaskan di sejumlah unit pengolahan minyak milik Pertamina di berbagai wilayah. (Aim)