SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) UBJOM Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Tanjung Awar-awar, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, siap melakukan uji coba mesin baru pengubah air menjadi uap (Steam Boiler). Planing tersebut dimulai hari Kamis (14/4/2016) besok, dan diproyeksikan berlangsung sampai 10 hari kedepan.
“Target 10 hari selesai uji cobanya,” kata Perwakilan PT PJB UBJOM PLTU Tanjung Awar-Awar, Warsidi, ketika dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, melalui teleponnya, Rabu (13/4/2016).
Dijelaskan, bilamana sebelum 10 hari sudah selesai, maka uji coba akan berhenti. Diketahui, uji coba ini sebagai proyek awal operasi mesin uap baru. Sehingga produksi listrik setiap bulannya mampu mencukupi kebutuhan Jawa dan Bali.
Meskipun ada dampak suara bising dari uji coba tersebut, pihaknya memastikan kebisingannya tidak serupa alat sebelumnya. Sebab, mesin uap kali ini sudah dilengkapi Silencer atau alat peredam bising, yang didatangkan langsung dari PLTU Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Kami pastikan kebisingannya tidak melebihi ambang batas,” imbuhnya.
Upaya memastikannya, PLTU telah membentuk tim monitoring di 5 desa ring 1, meliputi, Desa Wadung, Kaliuntu, Rawasan, Mentoso, dan Desa Beji, Kecamatan Jenu.
Nantinya tim monev tersebut, bakal mengukur langsung tingkat kebisingan di setiap desa. Hasilnya bakal dipaparkan, dan menjadi rekomendasi pengaktifan mesin uap tersebut.
“Sesuai kesepakatan dengan perwakilan warga, uji coba hanya dilakukan siang hari,” tambahnya.
Selain itu, kata dia, dalam uji coba Steam Boiler, rata-rata jeda blowing to blowing (hembusan) sekira 15 menit, dan durasi setiap blowing up sekria 4 menit.
Diketahui, planing uji coba ini telah disosialisasikan bersama perwakilan warga 5 desa ring 1 di dalam perusahaan. Tercatat, setiap desa dihadiri oleh 6 orang pada hari Jumat (8/4/2016) lalu. (Aim)