SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno
Blora – Sumur Eksplorasi struktur Kemuning (KMD-01) Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diprediksi menyimpan kandungan gas cukup besar.
Sebagaimana diketahui, sumur KMD-01 akan dieksplorasi oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu Alas Dara Kemuning (PEPC ADK). Perkiraan itu didasarkan pada survei seismik yang pernah dilakukan di kawasan lapangan tersebut.
Menurut Kepada Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Setyo Edy, dari paparan yang dilakukan pihak PEPC ADK, kemungkinan besar jika pemboran sumur eksplorasi KMD-01, hasilnya bukan berupa minyak melainkan gas.
“Kita tunggu saja hasilnya nanti seperti apa,†kata Setyo Edy.
Dia mengatakan, pengeboran yang direncananakan dimulai pada Oktober 2016 mendatang, merupakan tantangan tersendiri bagi PEPC ADK. Sebab, sejak beberapa tahun terakhir pengeboran yang dilakukan sejumlah perusahaan migas di Blora belum membuahkan hasil.
Sumur eksplorasi yang sudah dibor hingga kedalaman ratusan meter ternyata dinyatakan dry hole (sumur kering). Kalaupun ada kandungan minyak atau gasnya, lanjut Edy, ternyata tidak cukup ekonomis untuk diproduksi.
“Kami berharap pengeboran sumur eksplorasi KMD-01 itu membuahkan hasil bagus, sehingga nantinya bisa diproduksi untuk cadangan energi nasional,†tuturnya.
Chief Petroleum Enginer PEPC ADK, Ari Triansa, memprediksi, potensi gas di kawasan Kemuning cukup tinggi. Hanya saja, kata dia, jumlahnya diperkirakan tidak lebih besar dibanding gas yang dihasilkan Pertamina EP Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ).
Jika perkiraan itu terbukti, pihaknya optimistis tidak akan kesulitan memanfaatkan gas dari sumur KMD-01 tersebut.
“Kami kira pangsa pasar gas di wilayah Blora dan sekitarnya cukup bagus,†katanya. (ams)