SuaraBanyuurip.com – D Suko NugrohoÂ
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, menggelar pelatihan penanggulangan bencana kepada aparatur desa yang dipusatkan di Pendapa Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (20/4/2016). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari. Dimulai hari ini hingga Kamis (21/4/2016) besok.
Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh aparatur desa dari enam kecamatan, yaitu Kecamatan Sekar, Gondang, Bubulan, Dander, Ngasem, dan Ngambon tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Setyo Hartono.
Setyo Hartono, mengungkapkan, ada empat kriteria bencana yang biasa melanda di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Diantaranya, banjir bandang, angin putting beliung, kebakaran, dan kekeringan.
“Faktornya banyak, karena pinggiran hutan. Misalnya hutan gundul dan lain sebagainya,†kata Setyo Hartono dalam sambutannya.
Untuk meminimalisir, sebagai perangkat desa harus cepat tanggap dan segera memberikan informasi kepada pihak terkait bila mengetahui terjadinya bencana di wilayah masing-masing. Â
“Intinya bagaimana meminimalisir, selain berdo’a juga cepat memberikan informasi, dan melakukan tindakan cepat, nyata dilapangan untuk menanggulanginya,†pesan Kang Hartono sapaan akrab Wabup Setyo Hartono.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Andik Sujarwo, mengungkapkan, kegiatan pelatihan ini dilakukan untuk menambah pengalaman bagi aparatur desa dalam menanggulangi bencana bilamana sewaktu-waktu terjadi bencana di wilayahnya masing-masing.
“Semoga dengan pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi para aparatur desa. Tentunya dalam penambahan ilmu dalam penanggulangan bencana,†ujar Andik Sujarwo.
“Pelatihan ini dilakukan selama dua hari, dan dimulai pada hari ini hingga Kamis besok, Mas,†sambung Camat Ngasem, Machmuddin. (suko)