SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan menggelar musyawarah desa (Musdes) dengan agenda menyampaikan rekomendasi calon lahan pengganti tanah kas desa (TKD) setempat dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada Senin (25/4/2016) besuk.
“Iya benar. Besuk jam satu siang di Kantor Desa Gayam,†kata Ketua BPD Gayam, Warsito kepada suarabanyuurip.com, Minggu (24/4/2016).
Musdes ini akan diikuti oleh BPD, perangkat desa, ketua rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), karang taruna, wali amanah, LPMD, dan PKK.
Ditanya apakah peserta lelang lahan pengganti TKD Gayam tidak diundang, Warsito belum memberikan jawaban.
Sesuai surat undangan yang diperoleh suarabanyuurip.com dari salah satu perangkat desa, surat bernomor 813/BPBD/IV/2016 perihal undang musdes itu tertanggal 23 April yang ditandatangani oleh Kepala Desa Gayam, Winto, dan Ketua BPD, Warsito.
Sebagaimana diketahui, musdes ini merupakan tindak lanjut tahapan penyelesaian tukar guling TKD Gayam seluas 13,2 hektar yang saat ini digunakan untuk pengembangan penuh Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu.
Rekomendasi yang diberikan SKK Migas kepada pemerintah desa (Pemdes) Gayam pada tanggal 20 April lalu ini merupakan hasil verifikasi dokumen dan penilaian lahan pengganti dari keempat peserta lelang. Dari lokasi lahan yang ditawarkan oleh empat penawar itu akan dipilih lahan pengganti persawahan dan lapangan sepakbola oleh desa untuk kemudian diajukan kepada Gubernur Jatim untuk penetapan lokasi.
Ada empat penawar yang mengikuti lelang pengadaan lahan pengganti TKD Gayam yakni Rumadi, Juari, Kamidin, dan Yoyok Hernowo.(sam)