SI Terima Fasilitas KMK BNI

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban- Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, pekan lalu menerima fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) dari PT Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp1 triliun. KMK tersebut bakal digunakan untuk general purpose, dan keperluan operasional perusahaan.

“Ini bentuk sinergi bidang jasa keuangan dengan sektor industri riil,” kata Sekretaris PT SI, Agung Wiharto, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Senin (25/4/2016).

Planing kedepan fasilitas ini akan digunakan untuk mengoptimalkan skema pendanaan perseroan. Khususnya sebagai bridging loan dalam rangka mendukung rencana strategis Perseroan.

Sebab saat ini SI sedang menyelesaikan pembangunan dua pabrik semen terintegrasi di Rembang, Jawa Tengah, dan Indarung VI, Padang, Sumatera Barat dengan kapasitas masing-masing 3 juta ton per tahun.

“Target produksi semakin meningkat membutuhkan bantuan modal besar,” imbuh Agung.

Sebagai perusahaan manufaktur, SI bersama Holding Company memiliki kapasitas terpasang 31,8 juta ton semen per tahun, serta penguasaan pangsa pasar domestik sebesar 43 persen.

Baca Juga :   Wilayah Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru Berpotensi Gempa

Dengan tingginya pertumbuhan infrastruktur dan sektor properti di Indonesia saat ini, SI menargetkan meningkatkan kapasitasnya sebesar 37,8 juta ton sampai dengan tahun 2016.

“Kami berharap adanya KMK mampu merealisasikan target produksi,” tambahnya.

Sebagai upaya meningkatkan pendistribusian produk, SI memiliki beberapa fasilitas pendukung, meliputi, Cement Mill sebanyak 22 unit, Packing Plant 26 unit, serta 11 pelabuhan khusus di Belawan, Teluk Bayur, Tuban, Gresik, Biringkasi, Dumai, Ciwandan, Banyuwangi, Sorong, dan dua pelabuhan di Vietnam.

Sementara, Direktur Bisnis Korporasi BNI, Herry Sidharta, ketika dikonfirmasi melalui pesan elektronik mengatakan, fasilitas KMK ditujukan untukmeningkatkan sinergi BUMN antara BNI – SMGR.

BNI juga telah melakukan berbagai kerja sama, meliputi, pemberian fasilitas kredit baik Cash Loan maupun Non Cash Loan kepada Holding dan Group usahanya, serta melakukan pengelolaan aktivitas keuangan SMGR.

“SI telah menjadi nasabah potensial sejak tahun 1995,” ungkapnya.

Selain itu, BNI juga menjalin kerja sama dengan Mitra perusahaan Semen Indonesia Group, dalam bentuk pemberian fasilitas kredit kepada Supplier, dan Distributor SI atau yang dikenal dengan Supply Chain Financing (SCF).(aim)

Baca Juga :   Kejari Periksa Kadisdikda Sebagai Saksi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *