SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sebanyak 450 petugas Sensus Ekonomi (SE) dari 5 kecamatan se-Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengikuti acara pelepasan secara simbolis oleh Bupati Tuban, Fathul Huda. Secara otomatis mulai awal bulan Mei 2016, seluruh petugas SE sudah dapat melakukan sensus ke lapangan.
“Ada 450 petugas yang dilepas secara simbolis,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban, Prayogo Setyo Widodo, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di halaman Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Kamis (28/4/2016).
Dalam acara pelepasan simbolis tahun ini, sengaja hanya melibatkan petugas wilayah yang dekat dengan kota. Meliputi petugas SE dari Kecamatan Tuban, Semanding, Palang, Merakurak, dan Jenu.
“Semuanya terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan (PCL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML),” imbuh Prayogo.
Sementara, Bupati Tuban, Fathul Huda, mengintruksikan seluruh petugas SE menjaga performa selama di lapangan. Baik sopan santun, mapun komunikasi terhadap masyarakat.
“Sebab penampilan berperan penting dalam menggali informasi,” sambung Bupati yang terpilih kedua kali dalam Pilkada serentak pada Desember 2015 itu.
Petugas SE harus menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai target. Sehingga mendapat hasil yang maksimal sesuai target BPS Tuban.
Dalam menjalankan sensus, petugas harus berlandaskan kepentingan bangsa. Sebab, hasilnya bakal digunakan Negara untuk membangun perekonomian daerah, dalam mengahadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
“Ketepatan waktu menjadi kesusksesan sensus,” tambahnya.
Tercatat, dalam giat pelepasan petugas SE secara simbolis tersebut, dihadiri pula jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Satuan Kerja (Satker), dan seluruh Camat se-Kabupaten Tuban.
Diketahui, sesuai kebutuhan BPS ada 1.068 petugas SE yang diterjunkan ke lapangan. Petugas bakal mendata seluruh informasi dari berbagai aspek di 328 desa dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban. (Aim)