SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Â Pemerintah Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengungkapkan proyek pengurukan Lapangan Kedung Keris (KDK), Blok Cepu di Desa Leran akan melibatkan 20 tenaga kerja. Khususnya untuk flagman dan tenaga kasar lain.
“Penyerapan tenaga kerja sebanyak 20 orang. Dan secara otomatis semuanya warga lokal,” kata Kepala Desa (Kades) Leran, Mutabiin kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengungkapkan, proyek di Lapangan KDK saat ini masih dalam tahap pembuatan akses jalan. Sehingga, belum banyak kegiatan dan lingkup pengerjaan yang dapat ditangkap oleh warga sekitar.
“Sekarang masih pengurukan untuk akses jalan,” ujarnya.
Akses jalan tersebut, lanjut dia, menghubungkan antara Desa Sukoharjo dengan Desa Leran dan Lapangan KDK.
Seperti diketahui, Lapangan KDK yang berpusat di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, masuk dalam rencana pengembangan setelah Lapangan Banyuurip, di Kecamatan Gayam mulai berproduksi penuh. Bahkan, penandatanganan rencana pengembangan (PoD) Lapangan KDK juga masuk bagian skenario pada rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 27 April lalu bersamaan tasyakuran produksi puncak Banyuurip dan peletakan batu pertama proyek JTB. Namun rencana kedatangan presiden Jokowi pada tanggal itu batal.(roz)