SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Puluhan relawan lingkungan dari berbagai komunitas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, serentak membersihkan sampah yang memenuhi pantai pesisir utara sepanjang Jalan RE Martadinata Tuban, Minggu (1/4/2016). Kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk perhatian, dan dukungan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.
“Ada 150 relawan yang ikut bersih pantai,†kata Koordinator komunitas Media Sosial (Medsos) Apa Kabar Tuban (AKT), Kiftiar, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Minggu (1/5/2016).
Bersih pantai yang dimulai sejak pagi berlangsung riuh. Sebab, kawasan setempat lokasinya strategis berdekatan dengan klenteng Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID) Kwan Sing Bio (KSB) Tuban.
Dalam aksi peduli lingkungan tersebut, pihaknya menggandeng beberapa komunitas Tuban diantaranya, komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia (YVSI) Tuban, komunitas Pelajar, komunitas Pecinta Alam, komunitas Pelestari Musik Koes Plus, dan komunitas lainnya.
“Kepedulian lingkungan harus dimulai dari diri sendiri,†pesan pria yang murah senyum ini.
Minimal tidak membuang sampah sembarangan, sebab keberadaan sampah di Tuban sudah menjadi problem pelik. Tercatat, sepanjang 65 Kilometer (Km) pantai Tuban, mulai Kecamatan Palang sampai Bancar memiliki problem serupa.
“Sampah sulit ditanggulangi, sehingga perlu adanya kesadaran masyarakat,†tambahnya.
Dalam hal ini, pihaknya berharap Pemerintah Daerah (Pemda) tidak mudah mengeluarkan izin pertambangan. Penyebabnya lingkungan Tuban sudah saatnya direklamasi seperti sedia kala.
“Pemberian izin harus dipertimbangkan pula reklamasinya,†jelasnya.
Selain itu, pemda harus menyediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bagi masyarakat pesisir. Sehingga potensi wisata pantai Tuban tidak ternodai, oleh sampah baik limbah Rumah Tangga (RT) atau industri.
“Anak cucu Tuban harus diwarisi lingkungan bersih,†pungkasnya. (Aim)