Menjadi Lokasi Wisata, Dinas ESDM Tetap Beri Peringatan

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan, keberadaan semburan lumpur di Desa Jari, Kecamatan Gondang, Bojonegoro saat ini menjadi pusat perhatian masyarakat dan menjadi lokasi wisata lokal.

“Meski menjadi lokasi wisata, tapi masyarakat harus tetap berhati-hati,” ujar Kepala Dinas ESDM, Agus Supriyanto, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (4/5/2016).

Saat ini, Tim Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Bandung dan Yogyakarta, tengah meneliti semburan tersebut dengan mengambil contoh lumpur, air dan gas, pada siang dan malam hari.‬

“Tetapi yang jelas gas yang keluar mengandung karbon dioksida dan belerang, jadi berbahaya bagi manusia karena beracun,” tandasnya.

Meski demikian, air semburan yang masuk ke sungai kandungannya kemungkinan sudah terurai, karena ada debit air lainnya di sungai.

Seperti diketahui, semburan gas bercampur air dan lumpur  di Desa Jari, Kecamatan Gondang, diketahui warga pada 7 April lalu. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro memasang papan peringatan adanya kandungan gas dan rawan longsor. (Rien)

Baca Juga :   BI Minta Bupati Tunda Kenaikan Tunjangan Dewan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *