SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, mengklaim Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) mampu menjadi Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Blok Tuban.
Saat ini lapangan tersebut masih dikelola Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ). Kontrak JOBP-PEJ akan berakhir pada 2018 mendatang.
“Kalau sumber daya manusianya di BBS sekarang ini sih mumpuni, tapi akan ada seleksi kalau dibutuhkan,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, Kamis (5/5/2016).
Keyakinan itu dikarenakan saat ini PT BBS dipimpin oleh mantan General Manager JOB P-PEJ, Eddy Fritz Dominggus. Sehingga, bukan tidak mungkin mimpi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro untuk bisa mengelola Lapangan Sukowati menjadi kenyataan.
“Kami terus berupaya, di bawah kepemimpinan Pak Eddy ini PT BBS bisa maju,” imbuhnya.
Dewan berharap BBS bisa mempersiapkan diri untuk menjadi KKKS Blok Tuban. Apalagi, selama ini belum ada pekerjaan besar yang dipegang BUMD Bojonegoro, dan terkesan hanya menjadi makelar.
“Seperti sekarang kan ada proyek Jambaran-Tiung Biru, ya kami minta mereka ikut terlibat di dalamnya,” pungkasnya.(rien)