SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Organisasi Masyarakat (Ormas) Muhammadiyah, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengawali menetapkan awal puasa Ramadhan tahun 2016. Berdasarkan hasil Hisab Wujudul Hilal, awal Ramadhan jatuh pada Ahad Legi, 5 Juni 2016 dengan tinggi bulan saat terbenam berada diatas ufuk.
“Sehingga tanggal 6 Juni 2016 sudah dapat mulai puasa,” kata Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Tuban, Nurul Yakin, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (5/5/2016).
Sesuai penghitungan hisab tersebut, tinggi bulan pada saat matahari terbenam di tanggal 5 Juni sudah berada di atas ufuk. Sehingga dapat dikatakan sudah berganti dari bulan Sya’ban ke bulan Ramadhan.
Meskipun PD Muhammadiyah Tuban sudah menetapkan awal puasa, tetapi dari Kementerian Agama (Kemenag) Tuban maupun pemerintah pusat belum menurunkan surat edaran awal puasa Ramadhan.
“Kami perhitungkan penetapan awal puasa dari Muhammadiyah dan Nadhatul Ulama (NU) hampir sama,” jelasnya.
Apabila ada perbedaan soal awal penetapan puasa antara NU dan Muhammadiah, pihaknya berpesan supaya tidak dijadikan perseteruan setiap tahun. Sebab, inti dari puasa di antaranya memperbayak beribadah terhadap Tuhan.
“Semoga tidak menjadi pengahalang dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” pungkasnya.
Diketahui, setiap tahun kedua ormas tersebut kerap berbeda dalam menetapkan, awal puasa maupun perayaan hari raya Idul Fitri. Meskipun demikian, tidak sedikit umat islam Tuban saling menghargai atas perbedaan tersebut.(aim)