8 Positif Corona Meninggal Dunia, 5 Orang dari Bojonegoro Kota

20235

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Kasus meninggal dunia akibat virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bertambah menjadi delapan orang, Rabu (27/5/2020). Tambahan pasien meninggal dunia adalah seorang laki-laki dengan usia 64 tahun asal Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kota Bojonegoro.

“Yang meninggal ini merupakan peningkatan status dari pasien dalam pengawasan atau PDP,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.

Dengan tambahan satu kasus baru teraebut, jumlah positif terkonfirmasi hari ini sebanyak 41 orang meliputi 40 orang dirawat dan 1 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah kumulatif virus corona sebanyak 50 orang.

“Meliputi yang dirawat 40 orang, meninggal dunia 8 orang dan sembuh 2 orang,” jelasnya.

Dari 50 orang positif virus corona tersebut, terbanyak masih di Bojonegoro Kota. Dengan jumlah 17 orang meliputi 11 orang dirawat, satu sembuh, dan lima orang meninggal dunia. 

Ke 17 positif virus corona itu tersebar di Desa Campurejo sebanyak tiga orang dengan rincian satu orang sembuh, satu dirawat, dan satu orang meninggal dunia. Kelurahan Kadipaten dua orang meliputi satu meninggal dunia, dan satu dirawat.

Baca Juga :   Kepadatan Arus Mudik Terjadi Malam Hari

Kemudian Kelurahan Karangpacar satu positif virus corona dan sudah meninggal dunia. Kelurahan Kepatihan satu orang sedang dirawat, Kelurahan Ledok Kulon tiga orang dan semuanya dirawat, dan Ledok Wetan empat orang, dua dirawat dan dua meninggal dunia.

Selanjutnya Desa Pacul satu orang positif virus corona, dan Sukorejo dua orang. Semuanya sedang dirawat.

Sedangkan tiga positif virus corona lainnya yang meninggal dunia dari Desa Penganten, Kecamatan Balen; Desa Sranak, Kecamatan Trucuk; dan Desa Ngunut, Kecamatan Dander. 

Untuk status PDP hari ini terdapat penambahan baru sebanyak 1 orang di Kecamatan Balen.  Sehingga status PDP pada hari ini adalah sebanyak 8 orang. Status PDP kumulatif sebanyak 19 orang, 8 orang dalam pengawasan.

“Dari jumlah tersebut, 3 orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia 8 orang, tuturnya.

Sementara itu, untuk status ODP hari ini ada penambahan baru sebanyak 2 orang di Kecamatan Bojonegoro 1 orang dan Dander 1 orang. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak 1 orang di Kecamatan Kepohbaru. Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 30 orang.

Baca Juga :   Kades Ngampel Diminta Transparan Soal ADD 2013

ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 242 orang, meliputi dipantau 30 orang, selesai pemantauan 210 orang dan meninggal dunia 2 orang. Sedang untuk status ODR sebanyak 41.990 orang dan OTG sebanyak 361 orang.

“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, dan jangan mudik,” pesan Masirin.(suko) 





»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *