Pemkab Minta Jatah Alokasi Gas

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, meminta jatah alokasi gas kepada Dirjen Migas untuk dikelola melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan bagi Bojonegoro.

“Dari informasi yang kami dapat, alokasi gas di Bojonegoro akan diusahakan oleh Dirjen Migas,”ujar Kepala Seksi Bidang Pertambangan dan Migas Dinas ESDM Bojonegoro, Dadang Aris, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (9/5/2016). 

Namun, alokasi gas dari Lapangan Sukowati, Blok Tuban, tidak dapat diberikan karena jumlah gas yang diproduksi sedikit dan tidak ekonomis untuk dikelola. 

“Kami dapat kabar, jika Dirjen Migas akan mengupayakan alokasi gas dari lapangan minyak yang lain,” tukasnya. 

Pihaknya berharap, pemerintah pusat bisa mengutamakan Bojonegoro untuk mendapatkan alokasi gas ini. Karena, selain sebagai penghasil migas seperti Blok Cepu, juga memberi kesempatan bagi daerah untuk mendongkrak pendapatan lebih. 

“Kami berharap segera dapat jawaban, karena sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi terkait jatah alokasi gas di Bojonegoro,” pungkasnya. (Rien)

Baca Juga :   Dana CSR untuk Program Gayatri Lima Desa Ring 1 Migas Sukowati Terealisasi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *