SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, menghendaki agar program city gas (kampung gas) bagi warga ring satu Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) yang dikelola PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dipercepat.
Alasannya, program dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu masih belum dinikmati warga sejak dicanangkan pada bulan Februari 2016 lalu. Sedangkan instalasi jaringan gas (jargas) yang menuju pemukiman warga sudah selesai dibangun pada 2013 lalu.
“Bisa bulan puasa sudah menyala, supaya bisa difungsikan oleh masyarakat,†ujar Bupati Blora, Djoko Nugroho, saat rapat percepatan pengaliran city gas di ruang rapat bupati, Selasa (10/5/2016).
Hadir dalam  rapat pejabat dari Kementerian ESDM Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas) Sekaryawan; PT Perusahaan Gas Negara (PGN) yang diwakili Timbul Duffy; PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP), Ndirga A Siswono; serta perwakilan PT Sumber Petrindo Perkasa (SPP), M Alif Candra Mata.
Tampak hadir pula Kepala Dinas ESDM Blora, H Setyo Edy; serta Asisten II Sekretaris Daerah, Bondan Sukarno.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengharapkan pengaliran gas bagi Jargas Kabupaten Blora dapat segera dilakukan tahun ini. “Sehingga bisa segera dimanfaatkan warga,†tegasnya.
Kepala Dinas ESDM Blora, Setyo Edy mengemukakan, seluruh pihak yang hadir dalam rapat tersebut menyepakati dilakukannya percepatan program city gas di Blora. Apalagi program tersebut sempat tertunda pelaksanaannya dari rencana sebelumnya yang dijadwalkan pada bulan Februari 2016.
“Seluruh permasalahan yang ada diupayakan diselesaikan bulan Mei ini,†tandasnya.
Dengan begitu pada bulan Juni atau saat memasuki bulan Puasa Ramadan diharapkan masyarakat sudah bisa menikmati aliran gas ke rumahnya masing-masing.(ams)