SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Fenomena aneh telah menggegerkan warga Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (11/5/2016). Fenomena tersebut adalah ditemukannya hewan jenis reptil Cosymbotus platyurus (Cicak tembok) berkepala dua oleh warga setempat. Selain itu, hewan pemakan serangga ini juga memiliki kaki berjumlah enam kaki.
“Anak cicak tersebut dempet kepalanya,” kata warga Desa Beji, Purwanto (45), kepada Suarabanyuurip.com, ketika dijumpai dikediamannya, Rabu (11/5/2016).
Hewan unik berkaki enam dan berkepala dua tersebut, awalnya ditemukan Purwanto warga setempat saat dirinya mandi. Ketika itu, cicak tersebut secara tidak sengaja muncul di kamar mandi, lantaran penasaran akhirnya ditangkap.
“Langsung saya tangkap kemudian saya amankan di toples biskuit,” imbuh Purwanto.
Melihat keanehan tersebut, dirinya langsung memanggil sejumlah warga sekitar. Tak lama kemudian banyak tetangga Purwanto penasaran, dan silih berganti melihat cicak tersebut.
Dia menjelaskan, cicak unik berkepala dua memiliki panjang tubuh 5 Centimeter (Cm), melekat dalam satu tubuh. Selain itu, permukaan kulitnya bercorak kecoklatan.
“Keunikan lainnya kakinya enam, dua kaki belakang dan empat kaki didepan,†jelasnya.
Pasca ditangkap pihaknya berniat memeliharanya dengan cara, diberi makan nasi dan roti supaya tetap sehat. Dirinya belum berniat menjualnya, sebab cicak unik tersebut tergolong masih kecil.
“Sementara ini akan saya rawat dulu karena takut terinjak orang,” pungkasnya.
Diketahui, dalam dunia kesehatan belum ada sumber yang menyebutkan penyakit atau kelainan cicak berkepala dua ini. Akan tetapi kondisi serupa kerap dialami oleh bayi prematur berkepala dempet yang baru lahir.
Penyebab kembar identik (kembar monozigot) ini, terjadi ketika telur yang dibuahi membelah dan berkembang menjadi dua individu.
Delapan sampai 12 hari setelah pembuahan, lapisan embrio akan terbelah membentuk kembar monozigot mulai berkembang menjadi organ dan struktur tertentu. (Aim)