Pakde Karwo Buka Pameran BBGRM

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Gubernur Provinsi Jawa Timur, Soekarwo, secara resmi membuka pameran Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-44 Provinsi Jawa Timur yang diselengarakan di Kabupaten Tuban. Pameran selama 3 hari tersebut, dimeriahkan 95 stand dari 38 kabupaten/kota se-Jatim.

“Gotong royong harus dimulai dari setiap daerah,” kata Pakde Karwo, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Pendapa Kridha Manunggal Tuban, Rabu (11/5/2016).

Memasuki era pasar bebas, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Pemerintah ingin memperkuat Negara melelui nilai gotong royong. Sebab, basis kemajuan Indonesia terletak pada kerukunan masyarakatnya.

“Tanpa gorong royong konsep rukun tidak akan terwujud,” imbuh Pakde Karwo.

Hal mendasar dalam nilai gotong royong adalah kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut harus di uri-uri, sekaligus ditingkatkan dalam bentuk program pengembangan.

Salah satunya memberdayakan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, baik dalam menciptakan produk ekspor maupun menggunakan  produk impor.

Dia menegaskan, potensi luar biasa terletak pada perempuan Jatim. Sebab dalam diri perempuan terletak nilai telaten, gemi, setiti, dan ati-ati. Nilai demikian harus diberdayakan, sehingga di era pasar bebas masyarakat Jatim tidak melulu bersikap konsumtif.

Baca Juga :   FKMB UIN Surabaya Gelar Aksi Sosial Ditengah Pandemi Covid-19

“Intinya gotong royong, berat sama dipikul ringan sama dijinjing,” jelasnya.

Program pengembangan potensi perempuan diantaranya menggerakkan kredit koperasi perempuan, dan Lembaga Keuangan Masyarakat (LKM). Tujuannya, meminimalisir masuknya rentenir yang kerap merugikan publik.

“Saat ini ada 856 kredit koperasi yang mampu memberikan modal Rp 1 hingga Rp 2 juta,” tambahnya.

Selain itu, Pakde Karwo meminta seluruh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) 38 kabupaten/kota se-Jatim, berkompetif dalam memajukan Usaha Kecil Menengah (UKM) nya. Sebab, kerukunan dari daerah bakal menjadi cermin kemajuan Provinsi jatim.

Diketahui, pameran gotong royong kali ini dihadiri 3.000 undangan terdiri dari 38 pimpinan kabuaten/kota se-Jatim, Bapemas Jatim, Badan Ketahanan Pangan Jatim, PU Bina Marga Jatim, dan PKK Jatim.(aim) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *