SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Warga desa ring 1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengeluhkan keberadaan lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi sejak sebulan terakhir.
“Bahkan lampu penerangan di depan Pad B juga mati, ” kata tokoh masyarakat setempat, Pamuji, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (12/5/2016).
Hal ini membuat warga merasa tidak nyaman saat berkendara atau melewati jalan desa pada malam hari. Terlebih, kondisi jalan yang rusak berat dan membahayakan bagi pengendara jika tidak berhati-hati.
“Kalau pemerintah desa sudah koordinasi sama PLN, tapi warga mintanya JOB P-PEJ sebagai operator turut andil membantu penerangan jalan ini,” tandasnya.
Diakui, meski sudah melaporkan matinya lampu penerangan jalan ini kepada PLN, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Begitu juga JOB P-PEJ.
“Lampu penerangan ini kan bantuan JOB P-PEJ. Paling tidak dibantu supaya bisa nyala lagi. Masa lampu depan lokasi pengeboran juga dibiarkan mati,” imbuhnya.
Sementara itu, Field Administration Superintendent JOB P-PEJ, Akbar Pradima, belum memberikan konfirmasi mengenai hal ini. Ketika dihubungi, tidak ada jawaban. Begitu juga dengan pesan pendek yang dikirimkan Suarabanyuurip.com. (Rien)