SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Belasan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Tuban, Jawa Timur, menegaskan tidak semua lulusan kader HMI yang lolos Latihan Kader (LK) 1 bermental korup.
Pernyataan tersebut sebagai respon atas argumen wakil Ketua Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) RI, Thony Saut Situmorang, dalam sebuah acara “Benang Merah†di salah satu stasiun televisi Nasional pada hari Kamis (5/5/2016) lalu.
“Urusan korup soal personal tidak ada kaitannya dengan HMI,†kata Kooridnator aksi HMI Tuban, Ahmad Fatoni, kepada Suarabanyurip.com, usai aksi di bundaran patung Letda Soecipto, Tuban, Sabtu (14/5/2016).
Dia menilai, statment dari Thony sangat generalisasi, dan dampaknya menyudutkan alumni HMI dekat dengan praktik korupsi. Parahnya setelah statment tersebut buming di media masa, citra HMI daerah terkena getahnya.
Dalam aksi damai tersebut HMI mengklarifikasi pernyatan Thony. Bahwasnya HMI sebagai organisasi yang menghimpun mahasiswa yang beragama islam, secara individu atau sejumlah organisatoris memiliki ciri-ciri keislaman. Serta menjadikan Alquran dan Sunnah sebagai sumber norma, nilai, inspirasi, aspirasi, dalam setiap aktivitas dan dinamika organisasi.
“Dalam LK I kita tidak pernah diajarkan praktik korupsi,†imbuh Fatoni.
Meskipun Thony sudah menyampaikan permintaan maafnya di media masa. Tetapi kader HMI Tuban belum dapat menerimanya, Thony harus diadili, dan ditindak dengan pasal pencemaran nama baik lembaga.
“Hari ini kami akan mengirimkan surat ke Polres Tuban semoga ditindaklanjuti ke Polda dan Bareskrim Polri,†tambahnya.
Diketahui, aksi damai HMI kali ini merupakan aksi lanjutan dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) lima hari lalu. Kedua lembaga tersebut memiliki tuntutan serupa yakni pengusutan pernyataan Thony yang mengeneralisasi kader HMI sebagai oknum korup.
Selain mengklarifikasi pernyataan Thony melalui tujuan awal HMI, dan pengertian LK I. Beberapa anggota juga membagikan selebaran kepada penguna jalan setempat. Isinya menunjukkan masih banyak kader HMI yang lulus LK I dan tidak korup.
Serupa, Ustad Arifin Ilham, Lafran Pane, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mahfud MD, Irman Gusman, Zulkifli Hasan, Husni Kamil Malik, Anis Baswedan, dan Yudi Chrisnandi. Selain itu, beberapa mantan ketua Pengurus Besar (PB) HMI juga tidak korup, diantaranya, Fery M Baldan, dan Abdullah Hemamahua selaku penasehat KPK.
Sementara, Thony Saut Situmorang, dalam siaran pers bersama media masa Nasional beberapa waktu lalu mengungkapkan, secara pribadi Thony tidak bermaksud menyinggung HMI atau lembaga lain. Apalagi sampai menimbulkan persepsi kesalahpahaman antar elemen.
Menindaklanjuti kesalahpahaman ini, KPK siap merangkul HMI sebagai penggerak aktifis mahasiswa Indonesia dalam memberantas korupsi di Negeri ini.
“Harapan besar saya HMI mau bersinergi dalam pemberantasan korupsi,†sambung Thony. (Aim)