Buruh GCI Wadul ke Bupati Blora

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, wadul Bupati Blora Djoko Nugroho atas seringnya terjadi keterlambatan dalam pembayaran upah para buruh yang bekerja di Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina PT Geo Cepu Indonesia (GCI).

Ketua SPKP Cepu, Agung Pudjo Susilo, berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora ada solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para tenaga kerja outsourcing dari Vendor,  yang ditempatkan pada PT GCI.

Pudjo menjelaskan,  bahwa permasalahan yang dihadapi oleh sekira 300 tenaga kerja itu adalah sering terlambatnya pembayaran upah mereka, yang disebabkan invoice belum dibayarkan oleh PT. GCI kepada para vendor.

“Yakni PT. Caraka dan  PT. Tirta Patra Dinamika,” kata Agung Pudjo Susilo dalam audiensi SPKP di ruang pertemuan Bupati Blora, Senin (16/5/2016).

Sebanyak 300 tenaga kerja tersebut ditempatkan di empat lokasi proyek PT GCI yang berada di Kawengan, Ledok, Nglobo dan Semanggi. Mereka mengeluhkan keterlambatan pembayaran invoice yang sudah berlangsung selama kurang lebih 1 tahun.

Baca Juga :   Pastikan Sawah Petani Tidak Tercemar Limbah Pad A

Bupati Blora, Djoko Nugroho, berjanji segera memfasilitasi pertemuan antara PT Pertamina, PT. GCI dan vendor, sehingga akan ditemukan jalan keluar atas permasalahan tersebut. PT Pertamina harus turun tangan dalam persoalan ini. Karena PT. Pertamina yang memberikan rekomendasi kepada PT. GCI untuk beroperasi di wilayahnya.

“Jika PT. GCI sudah tidak mampu, lebih baik Pertamina ambil alih,” tandasnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *