Kualitas Wasit ISC B Tidak Profesional

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Manajemen klub Persatu Tuban, Jawa Timur, menilai kualitas wasit Indonesia Soccer Championship (ISC) B tidak profesional. Sebab, beberapa kali keputusan yang diambil kerap merugikan klub tuan rumah maupun lawan.

“Hal itu sudah terlihat sejak laga perdana ISC B di Stadion Lokajaya Tuban,” kata Manajer Persatu Tuban, Fahmi Fikroni, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di gedung DPRD Tuban, Sabtu (21/5/2016).

Laga perdana tersebut antara Persatu melawan Persepam Madura. Meskipun skor akhir seri pelatih Persepam kesal atas keputusan bola mati. Lainnya keputusan pelanggaran kerap terlambat.

Ketidak profesionalan kembali terjadi dalam laga Persatu Tuban, tandang ke markas Sidoarjo United pada hari Minggu (15/5) lalu. Salah satu gol yang menjebol gawang Persatu penuh kontroversi. Sebab bola yang ditendang belum melewati garis gawang, tetapi sudah diputuskan gol.

“Kondisi ini harus dievaluasi penyelenggara PT Gelora Trisusila Semesta (GTS),” imbuh anggota komisi B DPRD Tuban ini.

Dia menilai, PT GTS kurang serius menyeleksi wasit yang diterjunkan dalam laga ISC B. Padahal laga ini resmi dan diakui oleh Pemerintah pusat. Tetapi kualitas sang pemimpin pertandingan tidak profesional.

Baca Juga :   Sekda Nurul Azizah Serahkan Hadiah Undian Doorprize Jersey Persibo Bojonegoro

Hal senada dikeluhkan pelatih Persepam Madura, Jaya Hartono, beberapa waktu lalu. Beberapa keputusan wasit, Nur Hamid, asal Demak, di menit terakhir pertandingan dinilai tidak fair. Karena ada kelambanan saat memberikan keputusan dalam memimpin pertandingan.

“Sangat lamban dalam memberikan keputusan, salah satunya adalah bola mati,” sambungnya.

Informasinya wasit yang diterjunkan di laga perdana ISC B tersebut statusnya promosi. Sehingga beberapa keputusannya masih menunggu kesepakatan asisten wasit, Sutikno, asal Magelang, dan Hariono, asal Kota Semarang.

Dia mencontohkan saat pemain Persepam terjatuh di tepi lapangan saat menit tambahan babak kedua. Saat itu wasit seakan mengabaikan insiden tersebut, malah pemain Persatu yang respon. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *