SuaraBanyuurip.com –Â Samian Sasongko
Bojonegoro  – Setelah melalui perundingan cukup alot, akhirnya warga Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membuka portal di jalan setempat menuju Lapangan Gas Jambaran di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Sabtu (21/5/2016).
Dengan dibukanya kayu yang digunakan penutup dan batu ditengah jalan itu, pengiriman tanah uruk (pedel) dengan mobil Dump Truk oleh PT Pembangunan Perumahan (PP), kontraktor Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) kembali berjalan normal.
Perundingan antara warga dengan perwakilan PT PP, Yuni yang difasilitasi pemerintah desa (Pemdes) Mojodelik di rumah kepala desa setempat, Yuntik Rahayu menghasilkan sejumlah kesepakataan.
Di antaranya, PT PP sanggup mengembalikan fungsi parit seperti semula untuk mengaliri sawah warga. Kemudian, PT PP akan mengkoordinasikan pekerjaan kepada kepala desa, bukan ke perorangan. Seperti penjaga alat berat yang meratakan sertu (pasir dan batu) di akses jalan J-TB.
Sedangkan untuk permintaan kompensasi sebesar Rp500 ribu per meter persegi akibat lahan perswahan warga terkena dampak pelebaran jalan, PP meminta kepada warga untuk melakukan pendataan.
“Semua tuntutan warga sudah kita tampung untuk selanjutnya akan kita laporkan ke pimpinan pusat,” ujar Yuni dalam pertemuan.
PT PP juga berjanji akan memberikan jawaban atas semua tuntutan warga para pertemuan lanjutan di rumah kades pada Rabu (25/5/2016) pekan depan.
“Kita tunggu saja hari Rabu nanti. Apabila tidak ditepati janjinya maka warga akan memblokir Jalan lagi,” tegas Sekretaris Desa Mojodelik, Parlin Wibowo dikonfirmasi usai pertemuan.(sam)