Verifikasi Ulang Dokumen Dilakukan Pekan Depan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku telah mendapat undangan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mengikuti rapat lanjutan penyelesaian dan proses tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, seluas 13,2 hektar yang saat ini digunakan untuk infrastruktur Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Hotel Shangrila Surabaya, Senin (30/5/2016) pekan depan.

“Kami dapat undangan untuk datang ke Surabaya Senin depan,” ujar Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Bojonegoro, Djoko Lukito, Jumat (27/5/2016).

Rapat yang dilaksanakan satu hari di Surabaya tersebut diperkirakan membahas kelanjutan rapat sebelumnya. Dimana, pemerintah desa dan peserta lelang menolak rekomendasi hasil skoring SKK Migas.

“Belum tahu agendanya apa, mungkin membahas kelanjutan rapat sebelumnya,” tambah Djoko.

Djoko menegaskan, dalam rapat TKD Gayam selama ini, Pemkab Bojonegoro hanya memfasilitasi dan tidak ikut andil dalam pelaksanaannya. Sehingga tidak benar jika Pemkab dinilai tidak sepakat dengan SKK Migas terkait hasil rekomendasi yang telah keluar.

Baca Juga :   Kontraktor EPC-5 Didesak Selesaikan Invoice

“Yang tidak sepakat itu pemdes, semua hasil akhirnya kan yang menentukan desa dan SKK Migas. Jadi Pemkab jangan selalu disalahkan,” imbuhnya.

Untuk verifikasi ulang dokumen kepemilikan tanah, kata Djoko, akan dilaksanakan pada saat workshop berlangsung. Rencananya,workshop akan dilaksanakan pada 31 Mei dan 1 Juni di Hotel Ammi Cepu, Jawa Tengah.

“Yang ikut workshop nanti pemdes dan peserta lelang,” pungkasnya.

Sesuai undangan yang didapat suarabanyuurip.com, rapat tersebut mengundang sejumlah pihak. Yakni Pemerintah Provinsi (Pemrov) dan Kantor Wilayah BPN Jatim. Kemudian Badan Pertanahan Bojonegoro, Kejaksaan Negeri, para peserta lelang, Camat Gayam, Pemerintah Desa (Pemdes), Badan Permusyawaratan Desa (PBD).

Dengan agenda, untuk rapat hari pertama dibuka Deputi Pengendalian Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudianto Rimbono, dilanjutkan presentasi oleh Sekretaris Jendral Kementerian Agraria dan Tata Ruang,  Noor Marzuki.

Sedangkan rapat di Hotel Ammi Cepu selam dua hari untuk memverifikasi dokumen lahan milik keempat perseta lelang yakni Rumadi,  Kamidin, Yoyok dan Juari oleh SKK Migas. (rien)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *