EMCL Diharapkan Perhatikan Pendidikan di Blora

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) diharapkan memperhatikan sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pasalnya, sebagian reservoir (suatu tempat terakumulasinya minyak dan gas bumi) yang diproduksi oleh EMCL berada di wilayah Kabupaten Blora. Namun, Blora tidak mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari produksi Minyak.

 “Mohon dari CSR untuk pendidikan diperhatikan. Khususnya perguruan tinggi,” kata Yudi Sancoyo, Pembina Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe (STTR) Cepu yang diusulkan kepada perwakilan EMCL Beta Wicaksono, saat sesi tanya jawab pada seminar Ilmiah di kampus tersebut, Selasa (31/5/2016).

Menurutnya, sektor pendidikan khususnya perguruan tinggi di Blora belum menjadi perhatian EMCL sebagai operator Blok Cepu.

Salah satu mahasiswa STTR Cepu, Mar’turrofiah, juga mempertanyakan kontribusi perusahaan tersebut kepada perguruan tinggi. Pasalnya, dirinya mengaku pernah ditolak oleh EMCL saat hendak melakukan KKL (Kuliah Kerja Lapangan).

“Saat kunjungan kesana kami ditolak dengan alasan belum siap,” katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Comunity Development Sipervisor EMCL, Beta Wicaksono, jika semua program CSR ada regulasinya.

Baca Juga :   Security dan Flagmen JTB Lancarkan Arus Lalin Perempatan Crossing

“Ada proposal yang disampaikam kepada kami. Untuk dilakukan proses. Ada bukti dan capaian yang jelas,” jelas Beta.

Sementara, terkait permasalahan ditolaknya mahasiswa yang hendak melakukan KKL. Beta tidak menampiknya. “Dulu memang ditolak. Karena ada fasilitas yang belum layak dikunjungi dan ada pertimbangan dari faktor keamanan. Tapi kedepan sudah bisa dikunjungi,” ujarnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *