Security dan Flagmen JTB Lancarkan Arus Lalin Perempatan Crossing

21066

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Keberadaan security dan flagman (manusia bendera) di perempatan crossing di jalur jaringan pipa Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) cukup membantu melancaran arus Lalu Lintas (Lalin) dititik yang cukup rawan kecelakaan tersebut.

Mengingat perempatan yang masuk wilayah Dusun Gledegan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu selain sebagai perlintasan utama kendaraan menuju proyek JTB, juga merupakan jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Gayam-Kalitidu. Sehingga menjadikan arus lalulintas cukup padat.

“Keberadaan Security dan Flagmen di perempatan Crossing sangat membantu banget untuk kelancaran lalulintas,” kata seorang pengendara, Sriwedari, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (02/10/2020).

Warga Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari ini mengaku, tidak bisa membayangkan jika perempatan tersebut tidak ada security dan flagmen yang mengatur arus Lalulintas. Apalagi saat para tenaga kerja proyek JTB berangkat dan pulang kerja, belum lagi ditambah pengguna lainnya karena satu jalurnya lagi merupakan jalan PUK Gayam-Kalitidu semakin menambah padat kendaraan. Sehingga membuat kondisi rawan kecelakaan.

Baca Juga :   Kepala BP Bojonegoro Ijinkan Sumur Ringintunggal

“Beruntung juga jalan PUK-nya tak jauh dari perempatan Crossing dipasang speed bump. Jadi dapat mengurangi laju kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor,” ujar wanita yang juga penjual bakso dan minuman ringan dekat perempatan Crossing.

Untuk lebih lancar lagi, diberikan lampu penerangan dekat speed bump. Tujuannya agar pengguna dari kejauhan mengetahui dan mengurangi laju kendaraannya sebelum dekat speed bump. Jika siang tidak begitu bahaya, namun jika malam hari dan kondisi hujan sangat berbahaya. Apalagi bagi pengendara yang belum mengetahuinya.

Disarankan pula, selain lampu penerangan, speed bump dicat warna putih hitam, dan tidak kuning hitam. Dengan begitu pengguna cepat tahu. Karena jika dekat baru tahu dan ngerem mendadak tentu bahaya bagi pengendara bisa terpelanting dan jatuh.

“Mudah-mudahan pihak terkait segera memasang lampu penerangan jalan. Agar pengguna jalan semakin tambah nyaman, aman, dan lancar,” sambung Warno warga lainnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *