Jurnalis Tuban Dilatih Menulis Features

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Sebanyak 26 jurnalis dari berbagai media masa di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dilatih menulis features oleh operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Acara edukasi tersebut digelar di salah satu rumah makan ternama di Jalan Raya Tuban-Babat Km 1 Tuban.

“Pelatihan ini sebagai ajang meningkatkan ketrampilan menulis,” kata Field Manager JOB PPEJ, Sugeng Setiono, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi setelah pembukaan acara, Selasa (31/5/2016).

Dia meminta setelah momen edukasi ini, hubungan jurnalis dengan JOB PPEJ lebih dekat. Baik menyosialisasikan program perusahaan, maupun mengedukasi masyarakat soal Minyak dan Gas Bumi (Migas).

Menurutnya, pemberitaan positif maupun negatif soal perusahaannya bukan menjadi problem. Apabila ada informasi negatif bakal dijadikan koreksi manajemen perusahaannya.

“Biarkan informasi minus menjadi koreksi kinerja kami,” imbuh pria yang murah senyum itu.

Selain penulisan features, semua peserta juga diajak melihat profil JOB PPEJ. Serta mendengarkan langsung sosialisasi hulu Migas dari perwakilan fungsi media SKK Migas, Alvian, dan penerima program corporate social responsibility (CSR), Kades Rahayu, Kecamatan Soko, Sukisno.

Baca Juga :   Desa Bajo Jadi Pusat Belajar Pertanian

“Semoga sosialisasi tersebut menambah intelektual jurnalis di sekitar industri Migas,” tambahnya.

Sementara, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar, berharap, ajang silaturahim semacam ini mempererat hubungan baik antara jurnalis, JOB PPEJ, dan SKK Migas.

“Kami berharap semua pihak berkomitmen mendukung kegiatan Industri Migas,” sambungnya.

Diketahui, dalam penulisan features tersebut melibatkan dua wartawan senior sebagai nara sumber. Pertama, Wartawan dan dosen Fikom Unika Widya Mandala, Nanang Krisdianto, dan Redaktur Harian Surya, Endah Imawati.

Terpisah, salah satu jurnalis televisi lokal, Kartono, mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan semacam ini. Pihaknya berharap besar kegiatan serupa sering dilakukan. Sehingga ketika melakukan liputan di sekitar industri Migas tepat sasaran.

“Saya harap tahun depan ada pelatihan lagi,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *