SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengaku belum mendapatkan informasi adanya kerjasama antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) dengan PT Pertagas untuk mengelola gas dari Lapangan Unitisasi Jambaran – Tiung Biru (J-TB).
“Kami belum ada disposisi apapun dalam hal kerjasama dengan Pemkab Bojonegoro untuk pengelolaan gas JTB,” ujar Public and Government Affair Manager PEPC, Abdul Malik, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (1/6/2016).
Sesuai informasi yang diterima, lanjut dia, kerjasama BUMD akan dilakukan di Lapangan Sukowati, Blok Tuban. Namun kerjasama itu akan dilakukan setelah kontrak baru di lapangan tersebut setelah tahun 2018 mendatang. Teknisnya, bisa saja pengelolaan minyak dan gas bumi nya nanti akan diambil alih oleh BUMD.
“Terkait itu mungkin sudah ada pembicaraan dengan Pertamina persero. Bisa saja mengelola lapangannya atau mungkin jatah minyak mentah untuk kilang mini,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil ketua Komisi B, DPRD Bojonegoro, Lasuri, optimis kerjasama antara PT BBS dengan Pertagas bisa menghasilkan peluang bisnis yang menguntungkan daerah. Salah satunya memanfaatkan adanya lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru.
“Jadi bukan hanya di Sokowati, Gas di Jambaran-Tiung Biru nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk LPG atau produk lainnya,” pungkasnya.(rien)