Kartar Ringintunggal Gelar Bersih Desa

SuaraBanyuurip.com - Winarto

Bojonegoro – Menyabut datangnya bulan suci Ramadhan 1437 H, para pemuda Karang Taruna (Kartar) Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar acara kerja bakti bersih desa setempat, Rabu (01/6/2016).

Mereka membersihkan semak belukar dipinggiir jalan. Diantaranya memotong ranting pohon yang menggangu lampu penerangan jalan.

“Selasa (31/05) kamrin, kami fokus pembersihan rumput dan ranting pohon sepanjang jalan desa. Sedangkan untuk hari ini mendirikan gapura masuk desa,” ungkap Ketua Kartar setempat, Samsul Hadi, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (01/6).

Dia menjelaskan, dengan kondisi jalan desa yang rapi dan bersih, tentunya akan sedap dipandang mata serta nyaman bagi warga saat melintasinya. Juga untuk menghindari dahan pohon yang tumbang saat hujan lebat disertai angin .

“Kami ingin pada bulan suci Ramandhan bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusuk dan rasa tenteram,” tandas pemuda desa ring satu Banyuurip, Blok Cepu ini.

Tidak haya kegitan bersih desa saja, Kartar Desa Ringintunggal juga akan menanam pohon jambu, sirsat serta jati kertas. Sebanyak kurang lebih 400 bibit yang telah dipersiapkan untuk ditanam dilahan kosong sebelah lapangan sepak bola desa setempat.

Baca Juga :   Kejaksaan Blora Tahan Tersangka Pungli Pasar Cepu

“Alhamdulillah perangkat desa sangat mendukung kegitan kepemudaan ini, sehingga kami tidak haya dipandang bisa nongkrong dan ngopi saja. Tetapi sedikit banyak bisa berbakti kepada desa,” cetus pemuda kelahiran 1998 ini.

Pada saat bulan suci Ramadhan rencananya Kartar Desa Ringintunggal bakal menyelenggarakan pasar rakyat (bazar) yang dipusatkan di halaman Balai Desa Ringintunggal. Tunjuannya, dengan adanya bazar semua elemen masyarakat bisa menampilkan kreasi serta sebagai wadah awal umtuk memetakan potensi yang dimiliki desa.

“Semogo semua kegitan pemuda ada hikmahnya. Terlebih pembangunan gapura ini ala kadarnya dari bambu dan kedepanya bisa dibangun permanen sebagai tanda batas masuk desa,” tambah Tamyis pemuda lainnya. (Win)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *