Peningkatan Produksi Banyuurip Sedang Dikaji

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Rencana peningkatan jumlah produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu masih belum bisa dipastikan. Pemerintah masih melakukan pengkajian terkait rencana peningkatan produksi di kisaran 200 ribu barel per hari (bph).

“Masih sedang dikaji untuk melihat mana yang paling menguntungkan buat semuanya,” kata Kepala Unit Percepatan Proyek Banyuurip, Julius Wiratno kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (2/6/2016).

Apa yang diungkapkannya ini menyikapi perbedaan pandangan antara Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang telah menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan jumlah produksi dikisaran 200 ribu bph.

Sementara, kapasitas produksi di Lapangan Banyuurip hanya 185 ribu barel. Sedangkan jumlah produksi yang ada saat ini masih dikisaran 175 ribu bph.

Pria asal Salatiga, Jawa Tengah ini pun juga belum mengetahui detail bagaimana skenario teknisnya. Menurutnya yang lebih tahu adalah pihak EMCL.

“Yang tahu detail teknisnya EMCL,” tukasnya.

Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya masih belum memberikan penjelasan saat dikonfirmasi tertait bagaimana skenario teknis peningkatan produksi di Lapangan Banyuurip yang berpusat di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur tersebut. (Roz)

Baca Juga :   Musim Haji Dongrak Penjualan Solar

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *