Pemda Belum Hitung Kerugian Trotoar

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Jawa Timur, melalui Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, belum dapat memprakirakan berapa kisaran kerugian ambrolnya trotroar di jalur Pantura, Jalan RE Martadinata Tuban. Sebab BPBD belum dapat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tuban.

“Ini masih berusaha menghubungi DPU,” kata Sekretaris BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan singkat, Sabtu (11/6/2016).

Pasca menerima laporan dari sejumlah jurnalis. Pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan identifikasi. Hasilnya diketahui ambrolnya trotoar akibat tergerus gelombang tinggi.

Hingga petugas datang di lokasi, trotoar longsor sepanjang dua meter, lebar 1,5 meter, dan kedalaman dua meter. Sehingga nyaris tidak dapat dilalui pejalan kaki. Sebab hampir seluruh bahu trotoar retak dan rentan ambruk.

“Kami harap pejalan kaki lebih hati-hati saat melintas,” imbuh Joko.

Selain kerusakan trotoar, di Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban. Tim juga memantau tangkis di Kelurahan Karangsari. Tercatat beberapa titik tangkis terdegradasi gelombang, namun kondisinya masih aman bagi pemukiman nelayan.

Baca Juga :   Demo Besar Akan Guncang Blok Cepu

Sementara, hingga berita ini ditulis, Suarabanyuurip.com, masih berusaha menghubungi Kepala Dinas PU Tuban, Choliq Chunasich. Pesan singkat yang dilayangkan sejak pukul 13:00 WIB, belum terkirim. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *