Longsor Trotoar Pantura Meluas

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Sebagian pengguna  trotoar Jalan RE Martadinata, Tuban, Jawa Timur, mengkhawatirkan meluasnya titik longsor trotoar yang ambrol sejak hari Jumat (10/6) kemarin. Sebab hingga kini titik longsornya trotoar meluas ke sisi kanan, dan kiri hingga empat meter.

Salah seorang pengguna jalan, asal Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Agus, mengaku khawatir dengan kondisi trotoar yang rawan ambrol susulan. Hasil pantauannya semula ambrolnya trotoar hanya sepanjang dua meter.

“Kini sudah menjadi empat meter,” kata Agus kepada Suarabanyuurip.com, di lokasi, Senin (13/6/2016).

Pemuda asli Karangsari tersebut belum melihat adanya upaya perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Pekerjaaan Umum (DPU). Hanya dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hari Sabtu (11/6) kemarin, memasang rambu peringatan.

“Itupun kini sudah porakporanda akibat hembusan angin kencang,” imbuh Agus.

 Dia berharap pemkab segera menguruk trotoar tersebut. Sehingga kerusakan tidak meluas yang berakibat fatal terhadap pajalan kaki.

Meskipun apabila dilihat diameternya kecil. Tetapi sejak dua hari terakhir gelombang besar terus mengikis sisi trotoar. Sehingga meluas dan siap ambrol.

Baca Juga :   Polres Tetapkan 4 Tersangka

“Ubinnya sudah tidak ada penyangganya, kalau diinjak pasti ambrol,” tambahnya.

Menyikapi keluhan tersebut, Sekretaris BPBD Tuban, Joko Ludiono, belum dapat memastikan waktu perbaikan. Saat ini pihaknya akan melanjutkan leporan ini ke DPU Tuban.

“Kita akan laporkan dulu ke DPU,” sambung Joko.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaaan Umum (DPU) Tuban, Choliq Qunasich, belum memberikan konfirmasi soal waktu perbaikan dan kerugian yang dialami Pemda.

Pesan singkat yang dilayangkan sejak pukul 11:32 WIB, belum juga terkirim. Diketahui, trotoar Jalan RE Martadinata ambrol sudah keduakali. Ambrol pertama terjadi pada tahun 2015 silam.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *