SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset 4 Field Cepu akan melaksanakan identifikasi Hazard and Operability Study (HAZOPS) untuk memastikan keamanan jaringan gas bagi rumah tangga dari Central Processing Production (CPP) Blok Gundih Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Jum’at (17/6/2016).
“Pekan ini akan kita lakukan identifikasi,” kata Field Manager (FM) PEP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto.
HAZOP akan dilakukan dengan menggandeng Perusahaan Gas Negara (PGN), Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)
Identifikasi HAZOPS adalah sebuah standar teknik analisis bahaya yang digunakan dalam persiapan penetapan keamanan dalam sistem baru atau modifikasi untuk suatu keberadaan potensi bahaya atau masalah operabilitasnya.
Agus Amperianto menjelaskan, setelah HAZOPS tuntas maka prosedur gas-In mengikuti karena perintah pengaliran gas dari Ditjen Migas dan SKK Migas sudah ada.
“Sehingga memepercepat Gas In setelah proses HAZOPS
dilaksanakan,†pungkas Agus.(ams)