SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jawa Timur, mencatat ada 40 warga Dusun Krajan, Desa Sokogrenjeng, Kecamatan Kenduruan, mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Sebab hujan lebat yang mengguyur Tuban Selatan hari Sabtu malam (18/6), telah menggenangi kediaman warga.
“Ada 40 warga dari 2 Rukun Tetangga (RT) yang mengungsi,” kata Sekretaris BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Minggu (19/6/2016).
Sesuai hasil peninjauan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD ke lokasi, sebenarnya ada 500 jiwa yang terdampak genangan banjir. Jumlah terdampak tersebut terdiri dari 60 Kepala Keluarga (KK) dari 2 RT di Dusun Krajan.
Tetapi hanya 40 warga yang mengungsi ke dataran lebih tinggi. Sedangkan lainnya masih memilih menetap di kediamannya untuk menjaga harta bendanya.
“Selain itu ada juga 11 orang dari 3 KK yang memilih mengungsi di rumah warga setempat yang aman,” imbuh Joko.
Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, malam ini juga tim BPBD langsung menyiapkan bantuan 500 selimut, makanan sahur serta suplemen penambah gizi untuk warga terdampak.
Tujuannya menjaga kesehatan warga setelah kedinginan semalaman, akibat hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 17:00 WIB hingga 20:30 WIB.
“Kesehatan warga jauh lebih penting, sekaligus menenangkan warga dari trauma banjir,” tambahnya.
Diketahui, selain warga Kecamatan Kenduruan yang terdampak banjir, beberapa warga Desa Wotsogo, Kecamatan Jatirogo juga tergenangi air. Tetapi banjir hanya sementara, dan kini mulai berangsur surut. (Aim)