SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting dipastikan bakal meninggalkan Blora, Jawa Tengah. Meskipun, kelanjutan eksplorasi Sumur Wonopotro-1 yang terletak di Desa Plantungan, Kecamatan Blora belum ada kejelasan. Padahal, tahun 2015 lalu PHE Randugunting berencana melakukan seismik 3 Dimensi (3D).
“Untuk kelanjutan operasi sumur wonopotro-1 belum ada kejelasan. Termasuk rencana seismik 3D, juga belum ada informasi,” kata M Fatah Yasin, Kepala Urusan Humas SKK Migas Jabanusa, saat berada di Blora, Senin (20/6/2016).
Menurutnya, PHE Randugunting akan melanjutkan operasi di wilayah Rembang. “Di sumur Randugunting-2,” katanya kepada suarabanyuurip.com.
Saat ini masih melakukan tahapan eksplorasi. Salah satunya adalah tahapan sosialisasi kepada masyarakat. “Selain sosialisai, juga penyiapan alat, dan akses jalan masuk lokasi,” ungkap Fatah.
Dia mengakui, jika dalam operasi eksplorasi tidak mudah untuk dilakukannya. Karena membutuhkam biaya cukup besar. Dua perusahaan dari Malaysia dan Vietnam telah mundur, karena tiga kali gagal dalam eksplorasi di Blora.
“Sekarang sudah menjadi milik Pertamina seutuhnya,” tambahnya. (Ams)