Lifting Migas Triwulan ke II Dibawah Target

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Kumulatif realisasi hasil Lifting minyak dan gas bumi (Migas) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tahun 2016 menyebutkan, untuk lifting minyak bumi sampai dengan triwulan ke II tahun 2016 (Desember 2015 sampai dengan Mei 2016) terrealisasi sedikit dibawah target.

“Yaitu hanya mencapai 30,826 juta barel atau capaian 46,76% dari prognosa APBN-P 2016 sebesar 65,919 juta barel,” kata Sekretaris Dinas ESDM, Fajar Yudi, Selasa (30/8/2016).

Sementara lifting gas bumi  juga terrealisasi sedikit dibawah target, yaitu hanya mencapai 1,777 juta MMBTU atau capaian 46,72% dari prognosa APBN-P 2016 sebesar 3,805 juta MMBTU.

Dengan demikian tingkat lifting akumulatif sampai dengan triwulan ke II tahun 2016  mencapai rata-rata 169 ribu lebih BOPD. Rincian per KKKS sebagai berikut.

Untuk PT Pertamina EP kumulatif triwulan ke II mencapai 3.812,21 barel (capaian 1,24% berdasar prognosa APBN-P 2016), atau tingkat produksi rata-rata hanya 20,95 BOPD

JOB P-PEJ kumulatif triwulan ke II mencapai 440.500 barel (capaian 43,72% berdasar prognosa APBN-P 2016), atau tingkat produksi rata-rata 2.420 BOPD

Baca Juga :   Operasi Kilang Mega Proyek Indonesia Jadi Perhatian PPSDM Migas

“Meningkat dibanding rata-rata Tribulan I yang mencapai 1.855 BOPD,” lanjutnya.

Unitisasi Sukowati kumulatif triwulan ke II mencapai 1.982.642 barel (capaian 48,88% berdasar prognosa APBN-P 2016), atau tingkat produksi rata-rata 10.893 BOPD.

“Menurun dibanding rata-rata Triwulan I yang mencapai 11.767 BOPD,” tandasnya.

ExxonMobil Cepu (EMCL) kumulatif triwulan ke II mencapai 28.153.937,38 barel (capaian 46,93% berdasar prognosa APBN-P 2016), atau tingkat produksi rata-rata 154.691 BOPD. Sedangkan tingkat produksi per akhir triwulan keII tercatat 193.649,95 BOPD.

“Meningkat dibanding rata-rata Tribulan I yang mencapai 114.868 BOPD,” tukasnya.

Pertamina EP (Tiung Biru) kumulatif triwulan ke II mencapai 160.158,17 barel (capaian 37,64% berdasar prognosa APBN-P 2016), atau tingkat produksi rata-rata 879 BOPD.

“Menurun dibanding rata-rata Tribulan I yang mencapai 945 BOPD,” imbuhnya.

Pertamina EP-KSO Geo Cepu kumulatif triwulan ke II mencapai 85.862,65 barel (capaian 65,57% berdasar prognosa APBN-P 2016), atau tingkat produksi rata-rata 471 BOPD.

“Menurun dibanding rata-rata Tribulan I yang mencapai 630 BOPD,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   FSPPB Tolak Akuisisi Pertamina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *