SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jabanusa, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) industri Migas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memberikan santunan kepada 100 anak yatim dari Kecamatan Palang. Santunan tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan Migas terhadap masyarakat Bumi Wali di bulan Ramadhan.
“Kegiatan semacam ini tidak terlepas dari kegiatan hulu Migas setiap tahunnya,” kata Kepala Perwakikan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyar, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui dalam acara berbuka puasa bersama Pemda di Pendapa Kridha Manunggal Tuban, Jumat (24/6/2016).
Pihaknya menjelaskan keberadaan industri Migas di Tuban harus disikapi positif. Sebab sesuai tanggung jawabnya, perusahaan memiliki kewajiban untuk menyejahterakan lingkungan sekitar.
“Tanggung jawab dapat berupa progran Corporate Social Responsibility (CSR), maupun bantuan langsung serupa santunan,” imbuh Ali Masyar.
SKK Migas menegaskan, bentuk bantuan maupun program CSR tergantung dari besar kecilnya cadangan Migas dan harga minyak dunia.
Apabila masyarakat maupun Pemerintah Daerah (Pemda) dapat mensyukuri Sumber Daya Alam (SDA) tersebut, maka perlahan kesejahteraan akan terbentuk. Begitupun sebaliknya sebesar apapun SDA setiap daerah, apabila tidak dapat dimanfaatkan sebaik mungkin otomatis akan menjadi bencana.
“Hal ini seharusnya dipahami semua pihak, soal SDA bukan hanya soal besar kecilnya Dana Bagi Hasil (DBH) tapi seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sementara, Bupati Tuban, Fathul Huda, sangat mengapresiasi itikad positif dari SKK Migas dan K3S setiap tahunnya.
“Harapan Pemda komitmen ini terus ditingkatkan sehingga adanya industri Migas memberikan multiplier effect bagi lingkungan,” sambungnya.
Bupati meminta setiap industri lebih memperhatikan daerah sekitarnya. Sebab hasil penelitian Pemda soal tingkat kepuasan masyarakat sekitar industri cenderung turun. Sehingga harus segera dicarikan solusinya.
Diketahui, dalam acara buka bersama dihadiri oleh Kasubag Humas SKK Migas pusat, Syaifudin, operator Lapangan Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Operator Lapangan Banyuurip Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Pertamina Eksplorasi Produksi (P EP) Asset 4 Field Cepu, dan operator Gas Lengo, KrisEnergy. (Aim)