SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), mengakui membesarnya gas buang (Flare) di Tapak Sumur (Pad) A, Sumur Mudi, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akibat adanya kegagalan industri saluran flare. Disinyalir ada sumbatan di saluran gas buang, sehingga tekanan api membesar hingga percikannya meluber ke lingkungan sekitar.
“Tadi ada kegagalan teknologi tapi sudah berhasil diamankan,†kata Field Admin Superintendent JOB P-PEJ, Akbar Pradima, kepada Suarabanyuurip.com, usai hearing bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga Rahayu di balai desa, Rabu (29/6/2016).
Menurutnya, kegagalan teknologi tersumbatnya saluran gas buang, merupakan kejadian langka dalam industri Minyak dan Gas Bumi (Migas). Salah satu pemicunya fasilitas produksi minyak Pad A sudah berumur 30 tahun.
“Kerusakan ini wajar terjadi dan juga pernah terjadi di Lapangan Sukowati, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beberapa waktu lalu,†imbuh Akbar.
Informasi sementara, tersumbatnya saluran flare disinyalir ada perbedaan liquified dari produksi Sumur Mudi. Sehingga ketika cairan tersebut mengalir dalam satu saluran sama terjadi penyumbatan. Baik Liquified dari kondensat, minyak, maupun gas.
Membesarnya flare terjadi sekira pukul 08:30 WIB, dan kembali normal pukul 11:00 WIB. Dalam kurun waktu tersebut pihak operator fokus pada pengamanan flare, sehingga tidak langsung mematikan gas buang tersebut.
Sebab apabila saluran gas buang langsung dimatikan, secara otomatis gas H2S muncul. Kondisi ini yang tidak diinginkan JOB P-PEJ, sebab akan banyak resiko ketika gas H2S menyebar.
“Selama itu tim reaksi cepat, dan pemadam kebakaran sudah siap dan langsung mendinginkan gas buang,†jelasnya.
Meskipun dalam insiden membesarnya flare Mudi, sirine peringatan bahaya bunyi selama 30 menit. Warga diminta tidak panik secara berlebihan. Sebab JOB P-PEJ memastikan kejadian tersebut bukan kecelakaan murni.
“Hingga kini kami masih mengecek, dan mencari dimana titik tersumbatnya saluran,†bebernya. (Aim)