SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Sebanyak 25 personel dan dua unit mobil dari Dinas Perhubungan (Dishub) akan diterjunkan untuk melancarkan arus di titik rawan kemacetan arus mudik lebaran 1437 Hijriyah tahun 2016.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Bambang Hadjar melalui Kabag Humas dan Infokom Sugeng Widodo, perkiraan puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 atau pada tanggal 1 Juli 2016. Sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan pada tanggal 10 sampai dengan 11 Juli 2016.
Selain melakukan patroli keliling, Â lanjut dia, petugas Dishub akan disebar di sejumlah pos. Yakni di 3 pos pantau, 3 pos pelayanan dan 1 pos terpadu.
Diuraikan olehnya, pos pantau akan terletak di Stadion Surajaya, perlintasan kereta api di Kota Lamongan dan Pasar Agrobis Babat.
Sedangkan pos pelayanan terletak di Stadion Surajaya, Babat dan Pasar Baru Lamongan. Selanjutnya pos terpadu terdapat di Terminal Lamongan, yang merupakan gabungan dari kepolisian, Dishub, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) yang sudah standby mulai H-7.
Terkait arus kendaraan selama mudik nanti, dia berpesan agar pengendara mewaspadai dan berhati-hati di sejumlah titik yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Titik rawan laka lantas itu berada di Jalan Lamongan-Babat kilo meter (Km) 9 Kecamatan Sukodadi, Jalan Lamongan-Babat km 21 Desa Gembong, Kecamatan Babat dan Jalan Lamongan – Babat km 4 Desa Plosowahyu.
Di km 9, menurut dia terdapat jalan lurus yang dapat memungkinkan terjadinya human error untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Di sekitar titik itu juga persimpangan rel kereta api tanpa palang pintu, juga terdapat pasar dan stasiun kereta api.
Sedangkan di km 21 selain terdapat jalan menikung, juga terdapat Pasar dan merupakan akses keluar masuk di SMPN Gembong dan sebuah SPBU.
“Beberapa titik di jalan nasional juga berpotensi mengalami kemacetan. Yakni di titik Jalan Raya Banaran Pasar Babat dan perlintasan rel kereta api double track yang berada di barat Stadion Surajaya dan depan Terminal Lamongan. Karena itu kami sudah menyiapkan 2 pos pantau di 2 titik tersebut,“ ungkap dia.
Sementara untuk mengatasi kemacetan di pasar Babat, Dishub bersama Forum Lalu lintas akan melakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan di sekitar Pasar Babat juga dilarang putar balik dengan memasang separator jalan.
“Selama pengamanan angkutan lebaran, petugas Dishub tidak ada yang libur dan mengambil cuti,“ jelas dia.(tok)