Berlakukan Pengaturan Shift Crew dan Engineer

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) Sumur Tapen, Pertamina Eksplorasi Produksi (PEP) Asset 4 Field Cepu, selama Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah memberlakukan pengaturan Shift Crew dan Engineer. Kebijakan tersebut sebagai komitmen kegiatan pemboran Tapen 02 di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tetap beroperasi 24 jam penuh.

“Kami berlakukan rotasi pekerja pemboran Tapen 02 sehingga momen lebaran tidak mengganggu eksplorasi,” kata Field Manager Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, kepada Suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Selasa (5/7/2016).

Dia menjelaskan, progres drilling eksplorasi Tapen 02 saat ini, sudah masuk tahap lanjut cabut PDC 17-1/2″ + BHA trip dari 688 – 256 meter. Kemudian Pump out interval 684-659 meter.

“Untuk sirkulasi bersih berada di kedalaman 611 meter,” imbuh Agus.

Untuk plan berikutnya akan lanjut cabut pada PDC 17-1/2″ + BHA trip sampai permukaan. Masuk casing 13-3/8″ K-55, 61 ppf, BTC, R3 sampai shoe di 1400 meter, collar di 1375 meter. Penyemenan casing 13-3/8″ excess 50% OH.

Baca Juga :   Dirut Baru ADS Harus Berani Renegosiasi Perjanjian Kerja Sama PI Blok Cepu

Pihaknya meminta semua pihak untuk mendoakan kelancaran drilling TPN 02 sampai set casing point trayek 13 3/8″. Kondisi tersebut dipastikan pemboran sudah pada kedalaman 1.402 meter.

Diketahui, target eksplorasi Sumur Tapen 02 diprakirakan sampai di kedalaman 2.700 hingga 3.000 meter. Kedalaman tersebut menjadi titik pemboran terdalam di Kabupaten Tuban.

Dari kedalaman tersebut diprakiran mampu memproduksi minyak kisaran 250 Barel Per Hari (Bph). Meskipun ada pengurangan kisaran 10 hingga 11 persen, pihaknya memastikan Tapen 2 bakal berproduksi sampai 10 tahun mendatang. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *