SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Memasuki H+2 hari raya idul fitri 1437 hijriyah. Harga daging ayam kampung masih meroket di pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Sebelumnya, pada bulan Ramadhan harga ayam kampung sekira Rp 45 ribu, kini menjadi sekira Rp 90 ribu per kilogram (Kg). Lonjakan harga itu terjadi di Pasar Besar Kota Bojonegoro.
“Harganya mahal sekali, sudah hari kedua labaran tapi belum turun juga,” ujar Thoyibatun, warga Ledokwetan Bojonegoro, Kamis (7/7/2016).
Kenaikan harga ini dipicu permintaan daging ayam kampung yang cenderung naik di bulan Ramadan dan hari raya idul fitri. Ha ini dikarenakan, rasa daging ayam kampung dinilai lebih sedap daripada ayam potong.
Untuk menyiasati hal tersebut, Thoyibatun tdak hanya membeli ayam kampung sebagai santapan lebaran. Tapi juga ikan dan sayur mayur. Meski semua terbilang mahal, namun tidak ada pilihan lain.
“Mau bagaimana lagi, mumpung lebaran dan kumpul anak dan cucu. Jadi ya saya siapkan saja meski kantong jadi kempes,” ujar pensiunan guru ini. (Rien)