SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – SMPN 3 Tuban yang terletak di Jalan Sunan Kalijaga Tuban, menggelar kegiatan deteksi dini narkoba bagi siswa dan guru. Deteksi dini ersebut dilakukan dengan mengetes urin 227 siswa kelas VII, dan beberapa guru sekolah secara spontan.
“Ini sebagai bentuk komitmen kami menciptakan generasi Bumi Wali bebas narkoba selama 10 sampai 20 tahun kedepan,” kata Kepala Sekolah SMPN 3 Tuban, Witono, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai membuka kegiatan tes urin di sekolahnya, Sabtu (23/7/2016).
Sebenarnya program deteksi dini narkoba ini sudah dirintis setahun silam. Biasanya ditujukan khusus bagi anak pindahan atau mutasi ke SMPN 3 Tuban. Tetapi tahun ini mulai diberlakukan serentak bagi siswa kelas 1.
Kedepannya kegiatan diprioritaskan bagi seluruh siswa, dan menjadi program rutin tahunan sekolah.
Sebagaimana diketahui, tes urin ini bukan atas keinginan sepihak menejemen sekolah, tetapi seluruh orang tua sudah menyepakati dan mendukungnya.
“Dalam pertemuan bersama orang tua tanggal 2 Juli 2016 lalu, semuanya sepakat untuk dilakukan tes urin pada peserta didik,” imbuh Witono.
Kegiatan positif ini terimplementasi sesuai visi sekolah yakni religius, unggul, peduli, dan berbudaya lingkungan. Serta sebagai bentuk pengembang pendidikan agama islam Nasional. Pihaknya berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, unggul, berbudi pekerti luhur tanpa Narkoba.
Tujuan kegiatan pendeteksi dini hanya ingin menjauhkan anak didik SMPN 3 Tuban dari narkoba. Apabila dalam tes benar-benar di temukan pemakai narkoba, pihaknya tidak segan untuk menindak tegas.
Siswa tersebut akan diserhkan kepada tim ahli untuk diobati, supaya tidak memakai narkoba kembali. Serta menjamin kerahasiaan identitasnya dari siapapun.
“Kami tidak bermaksud mencari apresiasi publik, maupun pencitraan tetapi ini sebagai bentuk perhatian kepada siswa,” tambahnya.
Pihaknya menghimbau bagi peserta didik yang yang tidak terindikasi Narkoba untuk tetap berhati-hati. Tercatat, tes urin dilakukan tepat pukul 13:00 WIB, bersamaan dengan pembukaan kegiatan pengenalan sekolah bagi peserta didik baru. Selain ratusan siswa, tes tersebut juga melibatkan Kepsek SMPN 3, Guru, dan karyawan Tata Usaha (TU).(aim)