SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban– Beberapa warga Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang tergabung dalam Gerakan Rahayu Kompensasi Bayar (Gerah Kobar) kini mulai bersiap memasang terob aksi di depan pintu gerbang Tapak Sumur (Pad B) Lapangan Mudi, Blok Tuban, yang menjadi perkantoran Joint Operating Body Pertamina – Petrochina Eas Java (JOBP-PEJ). Sesuai rencana aksi akan diikuti 1.000 orang, mulai pukul 09:00 WIB.
“Ini baru persiapan atribut aksi berupa terob dan bener,” kata salah seorang perangkat Desa Rahayu, Sutikno, kepada suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Senin, 25 Juli 2016.
Aksi kedua dalam bulan Juli 2016 ini, tuntutannya masih sama yakni meminta kompensasi selama 7 bulan sejak bulan Januari-Juli untuk segera dibayarkan JOB P-PEJ.
Pantauan di lokasi sebagian masa sudah mulai berkumpul di Balai Desa Rahayu, dan sisanya masih di kediamannya untuk menyelesaikan pekerjaannya sebagai petani.
Selain itu, meskipun terob dipasang tepat menutupi pintu gerbang Pad B Mudi, namun massa tidak menghalangi pekerja yang masuk di Pad B.
“Biarkan pekerja tetap melanjutkan tugasnya, dan massa tetap menuntut hak terdampak gas buang (flare) Pad A,” imbuhnya.
Diketahui, aksi ini direncanakan menggunakan terob 4 set. Jumlah tersebut lebih banyak dari aksi sebelumnya pada hari Kamis (21/7) pekan lalu, hanya menggunakan 2 set terob.
Dalam pemasangannya sendiri sejak pagi sudah dijaga puluhan anggota TNI/Polri Tuban.(aim)