Gunung Puru dan Pandan Aktif

lumpur krondonan

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia 

Bojonegoro – Semburan lumpur panas di Desa Krondonan, dan Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menunjukkan jika Gunung Puru dan Gunung Pandan masih aktif.

“Meskipun aktif kedua gunung tersebut tidak berbahaya, karena kandungan magma relative kecil berikut lapisan tanahnya tebal,” ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bojonegoro, Agus Supriyanto, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (29/7/2016).

Diperkirakan, sekitar perbukitan Gunung Puru dan Pandan, masih banyak terdapat semburan lumpur dengan gas berbau belerang. Namun karena kandungan magma kecil, dan lapisan tanahnya tebal. Sehingga volume yang menyembur ke luar relatif sedikit dan menyebar di beberapa titik.

“Rencananya, Kementerian ESDM akan memanfaatkan panas bumi atau geothermal yang ada di sekitar semburan,” ungkapnya.

Meski belum mengetahui akan dimanfaatkan sebagai apa, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti panitia lelang yang dibentuk Kementerian ESDM.

“Kita belum tahu rencana Kementerian ESDM ini bagaimana dan seperti apa, nanti saja kalau dari sana,” imbuhnya.

Baca Juga :   Taman Seribu Lampu Ditambal

Sementara itu, Badan Lingkungan Hidup Bojonegoro mencatat, dari hasil pengukuran udara di sekitar semburan lumpur di Desa Krondonan, terdapat kandungan nitrogen dioksisa (N02) sebanyak 0,4-0,7 ppm. Kemudian karbon dioksida (C02) sebanyak 20,9 ppm.

Seperti diketahui semburan lumpur disertai bau belerang ditemukan di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu 24 Juli 2016. Semburan lumpur panas ini muncul dari lima titik dan mengakibatkan areal pertanian disekitarnya mati.(Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *