SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Â Gara-gara anaknya bermain petasan di dalam rumah, sebuah rumah di Desa Ngawun, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ludes dilahap si jago merah. Kebakaran semakin menjadi karena percikan api petasan mengenai bensin eceran yang dijualnya.
“Iya, ada satu rumah milik bapak Sucoko habis terbakar,†kata Camat Parengan, Didik Purwanto, kepada suarabanyuurip.com, melalui pesan singkatnya, Sabtu (6/8/2016).
Sesuai keterangan dari anggota Trantib di lokasi, kebakaran itu bermula ketika anak Sukoco yang berusia 5 tahun sedang asyik bermain petasan pada pukul 14:00 WIB. Petasan yang disulut meledak di dekat bensin kemudian api langsung membesar membakar rumah.
Karena rumah Sukoco mayoritas berbahan kayu membuat api cepat menjalar dan sulit dipadamkan. Sehingga ketika mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi rumah tersebut sudah habis tak tersisa.
Terlambatnya penanganan kebakaran ini dikarenakan sampai saat ini di wilayah Tuban Selatan belum ada mobil pemadam yang standby. Rata-rata semua kendaraan itu hanya berpusat di dalam kota.
“Estimasi kerugian rumah yang dihuni 4 jiwa tersebut sekira Rp 200 juta,†imbuhnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tuban, Syaefudin membenarkan bencana kebakaran di Parengan. Pihaknya meminta Muspika Parengan sementara memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada korban. Sebab bantuan paket Sembako dari Pemda baru disiapkan.
“Semoga hal serupa tidak terulang kembali sehingga tidak ada warga yang merugi,†pungkasnya.(aim)