SuaraBanyuurip.com –Â Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah masih berharap Pertamina Hulu Energi Randugunting (PHER) melanjutkan proyek pengeboran di wilayah Blora. Pasalnya, kandungan minyak di wilayah tersebut diyakini masih memiliki potensi yang cukup tinggi.
“Meski sudah puluhan tahun minyak yang terkandung di bumi Blora diproduksi,†Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Setyo Edy.
Namun dia mengakui, pencarian sumber minyak bukan hal yang mudah. Hanya dia meyakini dengan ketelatenan dan teknologi tinggi yang digunakan, suatu saat nanti akan ditemukan sumber minyak di Blora dengan skala besar.
“Karena itu, kami berharap PHER kembali melanjutkan pencarian sumber minyak di Blora,† ujarnya.
Menurutnya, hingga kini masih dilakukan evaluasi terkait hasil pengeboran yang pernah dilakukan PHER di wilayah Desa Plantungan, Kecamatan Blora. Berbeda dengan tiga pemboran lainya yang sudah pernah dilakukan PHER.
Pada pengeboran ke-empat, di Sumur Wonopotro-1 Desa Plantungan ditemukan sumber minyak dan gas dengan potensi minim.
“Evaluasi hingga kini masih dilakukan. Mudah-mudahan nantinya akan ada keputusan melanjutkan pencarian sumber minyak di sekitar Plantungan,†terangnya.
Sebelumnya, Humas SKK Migas Jabanusa, M Fatah Yasin, menyatakan, bahwa PHER telah memulai tahapan untuk eksplorasi di wilayah Kabupaten Rembang Tengah.
Menurutnya, PHER belum mengambil langkah yang jelas untuk melanjutkan operasi di wilayah Blora. Termasuk rencana Seismik 3 Dimensi (3D).
Sekadar diketahui, PHER telah melakukan empat kali pemboran eksplorasi sumur minyak di wilayah Blora. Keepat pengeboran itu dilakukan di sumur Diponegoro (DPG)-1 di Desa Krocok, Kecamatan Japah 2010, di Sumur Cempaka (CPE)-1 Desa Tinapan, Kecamatan Todanan 2011.
Pengeboran ketiga di Kenangarejo (KGR) 1 di Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan di 2013 dan terakhir di sumur Wonopotro-1 Desa Plantungan, Kecamatan Blora. (ams)