SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Keberadaan kilang milik PT Humpuss di lahan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Cepu, Blora, Jawa Tengah sampai saat masih mangkrak tidak berfungsi sejak selesai dibangun tahun 1998 lalu.
Kilang dengan kapasitas produksi 10.000 barel per hari (bph), semula direncanakan untuk mengolah minyak di struktur lapangan Alas Dara Kemuning (ADK) di wilayah Kabupaten Blora.
“Sejak selesai dibangun tahun 1998, belum pernah di operasikan,” kata Ari, Kepala Kilang PPSDM Cepu, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (9/8/2016) kemarin.
Saat ditanya terkait kerjasama antara PT Humpuss dengan institusi dibawah kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut, pihaknya mengaku tidak tahu dan belum ada konfirmasi apapun dari pihak Humpuss.
“Humpuss yang lebih tahu, rencana kedepan seperti apa,” terangnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa berdirinya kilang di lahan PPSDM tersebut direncanakan bakal megolah minyak mentah dari lapangan ADK yang saat ini dikelola oleh Pertamina.
Informasi yang dihimpun suarabanyuurip.com, proses produksi belum bisa berjalan lantaran feedstock (bahan baku) melalui instalasi pipa yang telah disiapakan dari sumur minyak ke kilang belum tersedia. Meskipun kontruksi kilang minyak sudah selesai sejak tahun 1998 lalu. (ams)